
Pemerintah Indonesia memberikan insentif PPnBM sebesar 3% untuk mobil hybrid (Hybrid Electric Vehicle/HEV), termasuk Kijang Innova Zenix HEV dan Yaris Cross HEV produksi tahun 2025. Kebijakan ini mendukung peningkatan popularitas mobil hybrid Toyota yang terbukti efisien menekan emisi dan diproduksi di dalam negeri.
Sejak Toyota Prius pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada 2009, kesadaran masyarakat terhadap manfaat mobil hybrid terus tumbuh. Tak hanya irit bahan bakar, mobil hybrid Toyota juga terkenal andal dan ramah lingkungan. Teknologi yang digunakan pun terus dikembangkan untuk menghadirkan efisiensi tinggi dan kenyamanan berkendara maksimal.
Toyota Prius, Pioneer Mobil Hybrid Dunia Sejak 1997
Toyota Prius generasi pertama meluncur pada Oktober 1997 dan dikenal sebagai mobil penumpang hybrid produksi massal pertama di dunia. Dengan desain kompak untuk mobil elektrifikasi kota, Prius generasi awal mampu mencatat efisiensi bahan bakar mencapai 28 km/liter berdasarkan siklus uji 10-15 Jepang.
Hal ini dicapai berkat penggunaan mesin bensin 1.5L VVT-i Atkinson-cycle bertenaga 58 PS pada 4.000 rpm yang dikombinasikan dengan motor listrik dan dikontrol melalui sistem Toyota Hybrid System (THS). Sistem ini secara cerdas mengatur perpaduan tenaga mesin dan motor listrik sesuai kondisi jalan.
Teknologi seperti engine cut-off saat idle dan regenerative braking menjadikan Prius sebagai solusi mobil ramah lingkungan. Efisiensinya dua kali lipat dibanding mobil bensin konvensional, dengan emisi gas buang yang jauh lebih rendah.
Generasi ketiga Prius hadir dengan mesin 1.8L dan sistem hybrid yang lebih efisien, menawarkan peningkatan performa sekaligus penghematan bahan bakar. Prius generasi ini juga menjadi pelopor mobil hybrid di Indonesia sejak resmi masuk pada 2009.
Pada generasi keempat, Prius mengadopsi platform Toyota New Global Architecture (TNGA) yang meningkatkan efisiensi, performa berkendara, dan kenyamanan. Tak ketinggalan, fitur keselamatan canggih Toyota Safety Sense (TSS) juga disematkan.
Prius generasi kelima yang diluncurkan secara global tahun 2022 membawa platform TNGA Gen-2 serta upgrade pada sistem THS. Teknologi ini berhasil meningkatkan efisiensi bahan bakar dan menekan emisi secara signifikan. Prius terbaru ini sudah mulai masuk ke pasar Indonesia sejak tahun lalu.
Inovasi Mesin Hybrid Toyota Terkini Hadir di Kijang Innova Zenix HEV
Kijang Innova Zenix HEV yang kini mendapatkan insentif PPnBM 3% telah menggunakan teknologi hybrid generasi kelima dari Toyota. MPV legendaris ini kini hadir dengan mesin yang lebih efisien, bertenaga, dan ramah lingkungan.
Ditenagai mesin 2.0L TNGA M20A-FXS berkapasitas 1.987 cc 4 silinder dengan teknologi Dual VVT-i, Innova Zenix HEV menghasilkan tenaga 152 PS pada 6.000 rpm dan torsi 19,1 Kgm pada 4.400–5.200 rpm. Ditambah motor listrik 113 PS dan torsi 21 Kgm, total tenaga gabungannya mencapai 186 PS.
Dynamic Force Engine yang digunakan meningkatkan efisiensi termal berkat desain long stroke piston dan pengelolaan panas mesin yang cerdas. Teknologi D-4S mengatur injeksi bahan bakar secara variatif sesuai kebutuhan, untuk efisiensi dan performa optimal.
Mesin berbasis Atkinson cycle ini tak hanya efisien, tetapi juga memberikan performa bertenaga dan emisi sangat rendah. Motor listrik yang digunakan juga lebih ringkas namun tetap bertenaga, meningkatkan efektivitas kerja mesin hybrid secara keseluruhan.
Baterai hybrid dikemas secara kompak dan ditempatkan di bawah jok depan, sehingga tidak mengganggu ruang kabin dan tetap menjaga distribusi bobot kendaraan secara ideal.
Transmisi CVT 10-Percepatan yang Canggih dan Responsif
Untuk mendukung kinerja mesin hybrid, Innova Zenix HEV menggunakan transmisi CVT model terbaru berkode K120. Tidak lagi tersedia pilihan transmisi manual, CVT ini dirancang untuk memberikan pengendaraan yang halus, responsif, dan efisien.
Rasio sabuk baja yang lebar serta tambahan roda gigi memberikan rentang rasio transmisi yang luas. Efeknya, akselerasi terasa lebih mulus di berbagai kondisi berkendara. Selain itu, perpaduan gear ratio dan sabuk baja meningkatkan efisiensi dan kenyamanan.
Salah satu fitur andalan adalah Sequential Shiftmatic 10-speed. Fitur ini memungkinkan pengemudi melakukan perpindahan gigi secara manual melalui tuas + dan – pada mode M, menciptakan sensasi mengemudi seperti mobil bertransmisi manual.
Sistem kontrol perpindahan gigi juga didesain responsif dengan kendali torsi yang presisi. Saat berkendara di jalan menanjak, sistem akan menyesuaikan respon gas, dan saat menurun, secara otomatis melakukan downshift untuk memberikan efek engine brake.
Mode Berkendara Lengkap dan Efisiensi Tinggi
Kijang Innova Zenix HEV dibekali beberapa mode berkendara seperti Eco, Normal, Power, dan EV. Mode Power meningkatkan respons akselerasi, sedangkan mode EV memungkinkan berkendara jarak pendek hanya dengan tenaga listrik.
Toyota mengklaim bahwa efisiensi bahan bakar pada Innova Zenix HEV jauh lebih baik dibandingkan versi bensin. Berdasarkan pengujian internal, konsumsi BBM mobil ini bisa mencapai 19,2 km/liter, menjadikannya salah satu yang paling efisien di kelas MPV.
Kehadiran Kijang Innova Zenix HEV dengan teknologi hybrid terbaru membuktikan komitmen Toyota dalam menghadirkan mobil keluarga yang hemat, andal, dan ramah lingkungan. Didukung insentif dari pemerintah, mobil ini bukan hanya hemat di kantong, tetapi juga mendukung gaya hidup yang lebih berkelanjutan. Bagi Anda yang mencari MPV modern dengan efisiensi tinggi, Innova Zenix HEV adalah pilihan yang sangat layak dipertimbangkan.
SUMBER. TOYOTA.ASTRA.CO.ID