
Berkendara bersama anak kecil mungkin menjadi kegiatan sehari-hari bagi sebagian orang tua. Namun, ada kalanya orang dewasa kurang berhati-hati dan meninggalkan anak di dalam mobil meski hanya sebentar. Meskipun terlihat sepele, tindakan ini sangat berisiko dan bisa berujung pada kejadian fatal yang membahayakan keselamatan jiwa.
Auto2000 memberikan sejumlah alasan mengapa meninggalkan anak kecil di dalam kendaraan tanpa pengawasan sangat berbahaya. Pertama, ada risiko dehidrasi dan kesulitan bernapas bagi si kecil. Ini dapat terjadi ketika mobil terkunci dan kaca tertutup, ditambah lagi dengan cuaca panas. Kondisi tersebut bisa membuat suhu dalam kabin mobil meningkat, yang akan menyebabkan anak merasa kehausan dan kesulitan bernapas. Ketegangan semakin meningkat saat anak merasa cemas dan gelisah karena ditinggal sendirian.
Kondisi berikutnya adalah risiko keracunan gas buang kendaraan. Menghidupkan mesin dan menyalakan AC untuk mendinginkan kabin memang terdengar seperti solusi praktis, namun ini menyimpan bahaya tersembunyi. Gas karbon monoksida yang tidak terdeteksi dengan mata dan tidak berbau dapat masuk ke dalam kabin mobil. Gejala keracunan sangat sulit dikenali, dengan tanda-tanda seperti rasa lemas, mengantuk, sakit kepala, mual, muntah, bahkan nyeri dada. Dalam beberapa menit, anak dapat kehilangan kesadaran dan kejadian ini bisa berujung pada kecelakaan fatal.
Selanjutnya, meninggalkan anak di dalam mobil tanpa pengawasan bisa membahayakan karena anak dapat memutar atau mengoperasikan berbagai fitur kendaraan, seperti jendela elektrik, menggerakkan tuas transmisi atau rem tangan, bahkan menginjak pedal gas. Ini sangat berbahaya, terutama jika mesin mobil tetap menyala untuk menyalakan AC.
Risiko keempat adalah potensi mobil yang ditinggalkan bersama anak-anak menjadi sasaran kejahatan. Barang berharga di dalam mobil bisa menjadi incaran, termasuk anak itu sendiri. Ini merupakan risiko besar yang harus dihindari.
Situasi ini sering kali terjadi pada saat musim mudik, terutama saat kemacetan atau ketika tiba di rest area dan orang tua pergi sebentar, misalnya untuk ke kamar kecil. Meninggalkan anak kecil di dalam mobil, meskipun hanya sebentar, bisa mengarah pada kejadian yang tidak diinginkan jika dianggap remeh.
“Apapun alasannya, jangan pernah meninggalkan anak di dalam mobil tanpa pengawasan orang dewasa. Lindungi anak Anda dan pastikan mereka merasa nyaman dan aman sebagai penumpang,” ujar Cahaya Fitri Tantriani, Customer Satisfaction Development & Marketing Communication Auto2000 dalam keterangannya.
Tantri juga mengingatkan para pemilik kendaraan, terutama pengguna Toyota, untuk selalu memastikan kondisi mobil mereka dalam keadaan prima di bengkel resmi Auto2000 terdekat. Hal ini penting untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan selama perjalanan, terutama ketika bepergian bersama anak-anak.
Toyota juga menawarkan Paket Spontan (Siaga Kupon Perawatan) bagi kendaraan Toyota yang sudah menempuh jarak lebih dari 50.000 kilometer atau yang tidak memiliki kuota servis gratis. Promo Kupon Servis Toyota menawarkan potongan harga 10 persen untuk penggantian oli TMO Synthetic 10W-40SN kemasan 1 Liter dan Toyota Oil filter. Selain itu, ada juga Kupon General Check Up untuk pemeriksaan di lebih dari 40 titik dengan biaya hanya Rp 80.000.
SUMBER. OTO.COM