
MAKASSAR – Sebagai bagian dari komitmen Environmental, Social, and Governance (ESG), Kalla Toyota meluncurkan inisiatif “Daur by Kalla Toyota” untuk mendukung gerakan daur ulang dan pengurangan limbah.
Salah satu langkah yang diambil adalah mengelola limbah vinyl dari aktivitas branding perusahaan.
Setiap bulan, Kalla Toyota mengalokasikan anggaran sebesar Rp 10.000.000 untuk penggunaan media Out of Home (OOH) seperti banner, billboard, dan baliho, yang sebelumnya menjadi sampah.
Melalui program ini, Kalla Toyota memanfaatkan 100 persen limbah vinyl tersebut untuk diubah menjadi merchandise yang dapat digunakan kembali.
Inisiatif ini sejalan dengan Kalla Green Movement, yang mencakup konsep Reduce, Reuse, dan Recycle.
“Kami berupaya mengurangi dampak lingkungan dari aktivitas bisnis kami dengan mendaur ulang limbah vinyl menjadi produk yang lebih bermanfaat,” ujar Project Leader Program Daur by Kalla Toyota, Andi Chairiza Bahrun, Rabu (18/9).
Program daur ulang ini tidak hanya mengurangi jumlah sampah tetapi juga mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya memanfaatkan sumber daya secara berkelanjutan.
Dengan langkah ini, Kalla Toyota berharap dapat menjadi pelopor dalam penerapan gerakan hijau di industri otomotif.
SUMBER: makassar.tribunnews.com