
JAKARTA, KOMPAS.com – Toyota HiAce adalah salah satu kendaraan komersial yang populer di kalangan pelaku bisnis, termasuk di sektor wisata, perjalanan, kesehatan, dan berbagai industri lainnya. Meskipun dirancang sebagai kendaraan niaga ringan, hal itu tidak menghalangi para modifikator untuk memberikan sentuhan berbeda pada HiAce. Salah satu contoh modifikasi menarik datang dari AMJ (Auto Motive Japan), tuner asal Jepang yang mengubah Toyota HiAce 2019 menjadi Vanace, nama yang diambil dari gabungan kata ‘Van’ dan ‘Ace’. Konsep modifikasi ini terinspirasi oleh VW Transporter T3, van bermesin belakang yang diproduksi antara 1979 hingga 1992.
Dikutip dari Carscoops pada Minggu (26/1/2025), ubahan pada eksterior Vanace cukup signifikan, termasuk penambahan bumper yang lebih menonjol, lampu halogen retro, aksesoris lampu kuning tambahan di sisi kiri dan kanan bagian depan, serta kap mesin yang datar. Fender bagian depan juga diubah agar sejajar dengan bodi. Modifikator menawarkan tiga pilihan bodykit: Vanace Tipe 1 dengan lampu depan bulat yang terinspirasi dari VW T3 versi Uni Eropa dan JDM, Vanace Tipe 2 dengan lampu depan ganda dan tambahan panel rocker hitam yang meniru model Afrika Selatan, serta Vanace Tipe 3 dengan lampu depan persegi, mencerminkan desain VW Amerika Utara. Untuk bagian belakang, ketiganya tetap mempertahankan desain asli Toyota HiAce dengan lampu vertikal di kedua sisi.
Di dalam kabin, Vanace dilengkapi dengan sarung jok bergaya retro, tersedia dalam warna biru, hijau, dan krem. Tak ketinggalan, mobil ini juga memiliki setir vintage tiga palang dengan pelek kayu untuk menambah nuansa klasik.
Menurut informasi dari situs AMJ, harga modifikasi Vanace T3 diperkirakan sekitar 3,75 juta Yen Jepang, atau sekitar Rp 388 juta, tergantung pada kondisi mobil donor HiAce dan jenis perubahan yang dilakukan.
SUMBER. OTOMOTIF.KOMPAS.COM